Menurut definisinya, proses adalah serangkaian langkah sistematis,
atau tahapan yang jelas dan dapat ditempuh berulangkali, untuk mencapai hasil
yang diinginkan. Jika ditempuh, setiap tahapan itu secara konsisten mengarah
pada hasil yang diinginkan.
a. Proses Mempengaruhi
Dalam
perusahaan tentu adanya proses peran dari masing – masing pegawai dalam suatu
perusahaan. Proses peranpun itu meliputi cara kerjanya perusahaan untuk mencari
harapan yang terbaik.Dimana perusahaan bisa untuk berkembang dengan baik tanpa
adanya hal untuk saling mempengaruhi.Peran itupun akan saling menunjang
kemajuan perusahaan.Karena dengan adanya peran untuk saling mempengaruhi maka
perusahaan akan saling terdapat komunikasi yang baik didalam menjalin etika
yang formal.
Dari
sini akan tampak bahwa setiap perusahaan akan bisa mempengaruhi setiap
pegawainya unutk melakukan hal yang terbaik. Berikut akan dijelaskan bagaimana
peran proses mempengaruhi dalam suatu perusahaan.Proses mempengaruhi adalah
suatu kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung
mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau
kelompok.sedangkan elemen – elemen nya adalah :
-
Orang yang mempengaruhi (0)
-
Metode mempengaruhi (→)
-
Orang yang dipengaruhi (p)
Jadi proses mempengaruhi : 0 → p
b. Proses Penggambilan Keputusan
Suatu
keputusan diambil untuk dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah
ditentukan, dan dalam proses pengambilan keputusan tersebut terdapat
faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan. Sondang P. Siagian dalam bukunya
Filsafat Administrasi mengemukakan tiga kekuatan yang mempengaruhi proses
pebgambilan keputusan, yaitu:
1. Dinamika
individu dalam organisasi, yaitu proses keputusan harus mempertimbangkan segala
kemungkinan yang akan terjadi pada diri setiap individu, situasi dan kondisi
pandangan individu terhadap diri mereka sendiri mempengaruhi terhadap keputusan
organisasi.
2. Kelompok dalam organisasi, yaitu pemimpin yang ingin melakukan
proses pengambilan keputusan harus mempertimbangkan situasi dan kondisi
kepribadian rangkap anggotanya (kepribadian individu dan kepribadian ketika
bersama kelompoknya). Hal ini dilakukan agar proses keputusan dapat mempercepat
proses pendewasaan kelompok kerja dalam organisasi.
3. Dinamika
lingkungan organisasi, yaitu semua keputusan organisasi harus memperhitungkan
tekanan-tekanan yang bersumber dari lingkungan. Istilah dinamika digunakan
untuk menunjuk bahwa segala sesuatu selalu mengalami perubahan, dan dinamika
tersebut yang menuntut adanya peningkatan kemampuan mengambil keputusan yang
selaras dengan perubahan-perubahan yang sedang dan yang akan terjadi
www.gunadarma.ac.id
www.gunadarma.ac.id
No comments:
Post a Comment